Indipt kebumen pada hari sabtu tanggal 29 Januari 2011 melaksanakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi kegiatan pelatihan pengolahan sampah dapur untuk dimanfaatkan sebagai pupuk kompos,sekaligus bertujuan untuk menjaga lingkungan dari segala macam penyakit akibat sampah rumah tangga, sampah tersebut besar manfaatnya untuk keluarga bila di kelola dengan baik, sehingga sampah tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang negatife.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dibalai desa tambak progaten,peserta pelatihan adalah bapak-bapak ibu-ibu dan pemuda warga tambak progaten dan dihari perwakilan lima komunitas dampingan INDIPT , dari desa indro sari , ayam putih, wana sara serta desa gemeksekti. Dalam kegiatan pengolahan sampah tersebut bahan-bahannya juga bukan hanya berasal dari sampah dapur saja akan tetapi dari limbah hewan ternak sapi dan kambing serta daun-daunan yang selama ini tidak dimanfaatkan oleh sebagian besar warga. Hadir juga bapak Mujio seorang petani organic dari desa Sidomukti Kecamatan Sidimulyo sebagai instruktur pelatihan pengolahan sampah tersebut.

Indipt juga menfasilitasi peserta pelatihan berupa kantong sampah untuk tempat hasil pemilahan sampah rumah tangga yang berupa sampah daun, plastic, dan logam serta kaca . Peserta pelatihan juga dibagikan bahan fermentasi pembuat pupuk kompos dan modul tentang tata cara pembuatan kompos organic.

Dari tujuan kegiatan pelatihan pengolahan sampah tersebut agar masyarakat dapat memilah, mengelola dan memanfaatkan sampah dapur sehingga dapat menjaga lingkungan menjadi sehat dan kesehatan reproduksi perempuan tidak terganggu. INDIPT juga telah berkomitmen untuk terus mendampingi peserta kegiatan tersebut hingga peserta mampu mengaplikasikanya dalam kehidupan sehari-hari.