KEBUMEN MELAKUKAN PEMBERLAKUAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) PADA RSUD KEBUMEN PERJANUARI 2011, OTOMATIS DI IKUTI LONJAKAN KENAIKAN TARIF SEMUA JASA PELAYANAN MEDIS .DI TUNTUK WARGA.

Laporan pasus

Pada tgl 19 januari pemerintah kebumen  DPRD melakukan dian lestari perserta angota dewan men komisi  merupakan finalis pembahasan 3 raperda sebagi pesaratan pembelakuan blud, yaitu raperda pola tariff.raperda BLUD , perubahan atas raperda no 42/2004 tentang reproduksi pelayanan kesehatan rumahsakit.

Menurut sekertaris pasus rumah sakit menjadi rujukan utama pelayanan kesehatan bagi segenap masyrakat kebumen,melihat suberdaya mausia dan asset yang di kelola berpontensi sangat mengmukinkan. Selamaya ini berbagai kendala pelayanan rendah kondidi kebersalinan rumah sakit kurang mendukung.

Di situ kesan kalah ruamh sakit dengan rumah sakit suwasta dalam pelayananya,padahal rumah sakit yang mandiri akan bias eng embangkan pelayan tersendiri lebih baik,dengan menjadi BLUD manajemen rumah sait akan di pisahkan, bahkah penglolaan keuang tak lagi di setorkan  ke kas daerah,  dengan menjadi BLUD manajemen rumah sakit  harus lebih baik dari sebelumnya, dengan menajemen dengan pola tariff baru, dan di lanjutak tgl 21 januari.

Dengan mengudang berbagai ,lsm , IDI, IBI, PNNI, perguruan tinggi di kebumen dan dinas-dinas terkait, dan paguyuban kepala desa  dan angotan dewan,yang menhasilkan warga mentut pelayan RSUD meningkat, dengar pendapat di pimpin oleh ketua pansus II purwanto SH, dan di pimpin wakil ketua pansus, tokoh masyrakat candi wulan meyoroti dalam raperda ada acaman wajibayar yang tidak melunasi di kenai sansi adminitrasi sebesar 2% ,40%. Hal ini di nilai kurang manusiawi dan dia mengusulakan agar 2% ,10% saja. Dia meminta paien di tahan, hanya belum melunasi biyayah medis padahal sudah saat pulang.

Sekertaris mui hamid MPdi meminta menyiapkan tugas bimbingan rohani baik dokter maupun kepaisen ,pasen selain menhadapt penyakit juga banyak beban  pisiologi hal ini bisa di kurangi dengan bombing rohani. Di rektur RSUD menyatakan dengan berlakunya blud akan menglola mandiri manajemen rumah sakit , dengan demikian, lebih mudah untuk membiyayai kebutuhan sendiri ,seperti pembelian obat dan sarana medis , sementara jumlah karyawan RSUD  yang dulu nya bejumlah 250 sekarang sudah menjadi 500 karyawan, dan sebagi besar tenaga muda. Perawat yang tidak ramah kami pindah ke kamr mayat atau temapat lain, dari berapa perserta menutut agar rumah sakit RSUD menjadi rujukan yang utama oleh masyrakat kebuemn dan menjadi pelayan terbaik seperti hotl-hotel ramah , dan sopon khusnya para para perawat. Jadi pasien merasa yaman tak ingin pulang bisa kah RUD melakun itu..?

keputusa atas perda itu ini di lakuan tgl 25ijanuari 2011 dengan hasil .Panitia khusus II DPRD pembahasan 3 RAPERDA tentang RSUD kebumen menjadi badan layan umum daerah , BLUD dalam rapat plono dewan yang di pimpin wakil ketua DPRD H agus kurniawan .

Pasus dua di sampe kan tofik, dalam papaanya menjelaskan pasusu telah menbahas, pencabutan perda no 42/2004 tentang reprodusi pelayanan kesehatan pada BP RSUD kesehatan kebumen,dan raperda tenatang besaran tarif kehatan pada kelas III pada RSUD.rapat di hadiri waakil bupati para kepala dinas pimpinan SKPD dan camat,

Hal ini menjadiperdebatan seru oleh DPRD kebumen untuk mengesahkan Untuk menjadi badan layan umum , ahirnya enam fraksi mensetjui rumah sakit umum berubah menjadi layan umun daerah (bLUD)  namun farksi 2 itu mendesak penglolaan rumah sakit terus berbenah.

yang menjadi tuntuan masyrakat adalah peningkatan kualitas pelayaan , sebab rumah sakit swasta berlomba menberi layanan penuh dengan seyum dan ramah, agar pasien tetapa bisa yaman dai saat di rawat di ruah salit umum ini, ahirnya di lanjutaka peng ambilan keputusan oleh 6 fraksi dan penetapan tiga raperda selajutnya di kirim ke gubenur guna mendapatka evaluasi dan koreksi.dengan berlaunya blid segera melakukan trobosan mengali suberdana yang dapat di mafaatkan untuk memenuhi kebutuhan oprasional rumah sakit yang sangat penting, dan bisa di raskan oleh semua kalang masyrakat kebumen lebih baik dan ramah dalam penagannya dan bisa menangulagi segala penyakit , agar rakyat miskin tak bingun lagi untk ber obat , dan ragu masuk kerumah sakit demi kesehatan nya.